Karya Tulis Ilmiah



PEMBERIAN KONSELING TERHADAP ASUPAN MINERAL, SERAT, SAFA (Saturated Fatty Acid) DAN KOLESTEROL SERTA PERUBAHAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI RAWAT JALAN DI RSUD Dr. R SOEDARSONO PASURUAN

Prodi : POLTEKKES KEMENKES MALANG PRODI DIV GIZI
Pengarang : GITA ROSALITA
Dosen Pembimbing : Pembimbing I: Dwie Soelistyorini, S.ST., M.Kes. Pembimbing II: I Komang Suwita. S.ST., MP
Klasifikasi/Subjek : , Konseling, Asupan Mineral, Asupan Serat, Asupan SAFA, Asupan Kolesterol, Tekanan Darah
Penerbitan : , Malang: 2013.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : PUSAT-33-A-
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK Rosalita, Gita (2013). Pemberian Konseling Terhadap Asupan Mineral (Natrium, Kalium, Kalsium dan Magnesium), Serat, SAFA (Saturated Fatty Acid) dan Kolesterol serta Perubahan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Rawat Jalan di RSUD Dr. R Soedarsono, Pasuruan. Skripsi, Program Studi DIV Gizi Malang. Pembimbing I: Dwie Soelistyorini, S.ST., M.Kes. Pembimbing II: I Komang Suwita. S.ST., MP. Prevalensi hipertensi di Indonesia cukup tinggi, yaitu sebesar 31,7% dan di Jawa Timur sebesar 30%. Diet yang direkomendasikan untuk mengontrol hipertensi adalah DASH diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet ini tidak hanya rendah natrium, tetapi juga kaya dengan kalsium, magnesium dan kalium serta serat sehingga lebih efektif menurunkan tekanan darah. Pasien hipertensi disarankan untuk menerapkan dan mendapatkan konseling DASH diet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian konseling terhadap asupan mineral (natrium, kalium, kalsium dan magnesium), serat, SAFA dan kolesterol serta perubahan tekanan darah pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Dr. R. Soedarsono, Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian pre experiment dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah responden yang diperoleh sebanyak 17 secara teknik probability sampling. Hasil penelitian terdapat perbedaan bermakna pada asupan natrium (p=0,000), kalium (p=0,000), magnesium (p=0,001) dan serat (p=0,000) serta tekanan darah sistolik (p=0,019) antara sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Tidak ada perbedaan bermakna pada asupan kalsium (p=0,052), kolesterol (p=0,266) dan lemak jenuh atau SAFA (p=0,731) serta tekanan darah diastolik (p=0,059) antara sebelum dan sesudah diberikan konseling gizi. Selisih rerata tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah konseling gizi adalah sebesar 5,0 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 2,9 mmHg. Rerata asupan kalium, kalsium, magnesium dan serat mengalami peningkatan sedangkan rerata asupan natrium, kolesterol dan SAFA mengalami penurunan sesudah diberikan konseling. Terjadi penurunan tekanan darah sistolik sebesar 64,7% dan tekanan darah diastolik sebesar 29,4% sesudah mendapat konseling. Perlu dilakukan riwayat makan dengan metode kualitatif seperti food frequency, sehingga dapat mengetahui pula pola makan responden. Selain itu, perlu penelitian lebih lanjut dengan memperhatikan modifikasi gaya hidup dengan penerapan gaya hidup sehat seperti melakukan olahraga teratur karena tekanan darah juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Kata kunci : Konseling, Asupan Mineral, Asupan Serat, Asupan SAFA, Asupan Kolesterol, Tekanan Darah



Lampiran